TB CAPUTRA 15 TENGGELAM DIHANTAM GELOMBANG

TANJUNGPINANG – Minggu (07/02/16) sekitar pukul 18.15 WIB Kantor SAR Tanjungpinang menerima informasi adanya kapal Tug Boat tenggelam di perairan ±3 mil dari Teluk Dalam, Berakit Pulau Bintan. Lebih lanjut diinformasikan bahwa pada siang harinya sekitar pukul 12.00 WIB kapal dengan nama TB Caputra 15 tersebut tenggelam karena dihantam gelombang. Dari 9 orang awak kapal yang menjadi korban, 7 orang berhasil berenang mencapai bibir pantai sementara 2 orang lainnya hilang.
 
Menindaklanjuti informasi tersebut, pukul 18.40 WIB Kepala Kantor SAR mengerahkan satu Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang menuju lokasi dimaksud untuk melakukan pencarian. Sesampainya di lokasi, tim rescue berkoordinasi dengan potensi SAR setempat, juga dengan korban yang selamat. Dari keterangan korban selamat mengatakan bahwa 2 orang yang hilang adalah Nakhoda dan Juru Masak. Keduanya juga melompat ke laut saat kapal tenggelam.
 
Pencarian pun berlanjut hingga Senin (08/02/16) dengan menyisir di perairan sekitar pantai Teluk Dalam, Berakit. Upaya tim SAR sempat terhenti karena cuaca di lapangan yang kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan pencarian tidak dapat dilakukan menggunakan rubber boat. Akhirnya pencarian dilakukan dengan menyisir pantai.
 
Pukul 18.30 WIB ditemukan sesosok mayat terdampar di bibir pantai dan setelah dikonfirmasi mayat tersebut adalah korban Nakhoda TB Caputra 15 bernama Tarjono Tarzan (40). Kemudian korban dievakuasi ke RSUD Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang. Selain itu, tak jauh dari lokasi korban, ditemukan 1 buah EPIRB (pemancar sinyal marabahaya) milik kapal nahas tersebut.
 
Selanjutnya Operasi SAR akan dilakukan esok hari untuk mencari 1 lagi korban yang belum ditemukan dikarenakan kondisi malam hari yang kurang efektif untuk pencarian. (asr)

Link Terkait
PEJABAT